Cerita Dinosaurus Kisah Pertemanan Edmontosaurus dan Minmi | Hikmah Janganlah Melupakan Teman Lama Meski Sudah Memiliki Teman Baru
Suatu hari dua ekor dinosaurus berteman dengan baik, kedua dinosaurus itu bernama edmonto dan minmi, mereka sudah berteman sejak lama, mereka berdua memiliki kegemaran yang sama yaitu mengumpulkan bunga kering. Mereka senang mengumpulkan berbagai jenis bunga kering karena bunga kering itu bisa dijadikan untuk membuat hiasan yang indah, bahkan mereka sampai membuat gelang pertemanan mereka dari bunga matahari kering. Hingga suatu hari mereka sedang duduk dibawah pohon yang rindang sambil berbincang ‘ kau sudah memiliki berapa banyak jenis bunga kering ?’tanya edmonto pada minmi ‘ hmm.. sepertinya baru dua puluh deh’ jawab minmi ‘ serius dua puluh ? kenapa sedikit sekali, kau kan sudah dari lama senang mengumpulkan bunga kering’ ucap edmonto ‘iya.. jadi ini kejadiannya beberapa waktu yang lalu, aku sudah mengumpulkan banyak jenis bunga kering terus aku simpan di dalam kotak kayu, nah aku naro kotak kayu itu tuh di dekat piring bekas makan ku, lalu ibuku membersihkan bekas makan ku itu dan membuang kotak kayu itu karena ibuku berpikir itu adalah sampah, jadi aku baru lagi deh mengumpulkan bunga kering’ minmi menjelaskan pada edmonton ‘ ouh begitu rupanya, pantas saja baru sedikit ’ ucap edmonto ‘ lagi pula di hutan ini tidak terdapat banyak macam jenis bunga ’ tambah minmi menjelaskan mengapa bunga kering yang ia kumpulkan masih sedikit. ‘ kalau kau sudah berapa ?’ tanya minmi pada edmonto ‘ hm.. kurasa sudah ada sekitar enam puluh jenis bunga kering yang aku kumpulkan’ jawab edmonto ‘waw.. banyak sekali edmonto, bagaimana cara kau mendapatkan bunga kering sebanyak itu?’ ucap minmi memuji edmonto dan bertanya padanya edmonto. ‘ ya caranya.. dengan melakukan banyak perjalanan ke hutan hutan ’ jawab edmonto menjelaskan pada minmi minmi pun berkata ‘ ouh begitu rupanya.. iya sih aku memang jarang sekali bepergian ke luar hutan’ ‘ nanti sesekali kita pergi keluar hutan mencari bunga kering baru maukah ?’ tanya edmonto mengajak minmi ‘ boleh boleh..’ jawab minmi dengan semangat
Mereka pun kemudian lanjut ngobrol membahas banyak hal, mereka memang sering menghabiskan banyak waktu bersama hanya untuk mengobrol, karena dengan mengobrol mereka bisa saling bertukar pendapat dan juga menjadi lebih mengenal antara satu sama lain, meski mereka sudah berteman dari lama, mereka tetap belajar ingin lebih mengerti antara satu sama lain. Hingga suatu hari ada seekor dinosaurus yang baru tinggal di hutan itu beberapa hari, dinosaurus itu bernama stegoceras, stegoceras itu belum mengenal banyak hewan di sana sehingga ia belum memiliki banyak teman, hingga saat ia berjalan mengelilingi hutan, stegoceras pun bertemu dengan edmonto. Namun karena belum mengenal edmonto, stegoceras pun hanya tersenyum, edmonto yang melihat itu pun membalas dengan senyuman dan kemudian melihat hewan itu berlalu melewatinya, betapa terpesonanya edmonto melihat hewan itu mengenakan gelang kaki yang terbuat dari bunga kering lagurus. Edmonto pun menjadi penasaran pada hewan itu. Setelah berpapasan dengan hewan itu, edmonto kemudian menemui minmi yang berada dirumahnya untuk memberitahu bahwa ada hewan yang mengenakan gelang bunga kering seperti mereka. ‘Minmi.. minmi’ panggil edmonto sambil menghampiri minmi yang sedang duduk di depan rumahnya ‘ ah edmonto, ada apa? ’ ucap minmi ‘ coba tebak, tadi aku bertemu siapa saat dijalan?’ edmonto meminta minmi untuk menebaknya ‘ ya mana aku tau edmonto, aku saja bahkan tidak tau kau berjalan lewat mana ’ ucap minmi, dan edmonto pun hanya nyengir ‘ tadi aku bertemu hewan pendatang baru di hutan itu, dan kau harus tau ia mengenakan gelang bunga kering di kakinya ’ ucap edmonto menjelaskan dengan semangat ‘ kau serius? siapa namanya ? kita harus menemuinya siapa tau dia juga sama seperti kita suka mengumpulkan bunga kering’ tanya minmi yang ikut bersemangat ‘ hm.. aku tidak bertanya, aku dan dia hanya berpapasan saja, tapi aku melihat ia mengenakan gelang kaki bunga yang sangat cantik itu saat berlalu melewati ku ’ ucap edmonto ‘ yah.. lalu kita bisa bertemu dengannya lagi bagaimana ya, sedangkan namanya saja kita tidak tahu ’ ucap minmi Mereka berdua pun terdiam sejenak, saat sedang diam, rupanya hewan yang mereka bicarakan itu berjalan melewati rumah minmi ‘minmi.. minmi.. itu hewan yang ku maksud ’ ucap edmonto pada minmi sambil menunjuk hewan yang sedang lewat itu
Minmi pun melihat ke arahnya dan memanggilnya ‘ hei kau..’ panggil minmi pada hewan itu stegoceras pun berhenti melangkah dan melihat ke arah suara yang memanggilnya minmi dan edmonto pun menghampirinya ‘ hai.. kau hewan baru disini ya ?’ sapa minmi ‘hihi.. iya.. kenalkan namaku stegoceras’ ucap stegoceras memperkenalkan diri ‘ namaku minmi dan ini temanku edmonto ’ ucap minmi memperkenalkan dirinya dan edmonto ‘kau mau kemana stego? ’ tanya minmi ‘ hm.. sejujurnya tidak tahu si.. aku cuma ingin jalan mengelilingi hutan saja ’jawab stegoceras ‘ ouh begitu, hmm kau mau tidak duduk dan berbincang dengan kami sebentar?’ tanya minmi ‘ tentu saja ’ ucap stegoceras Mereka bertiga pun kemudian duduk dan berbincang bincang, hingga akhirnya minmi dan edmonto pun menanyakan gelang bunga keringnya, rupanya gelang itu adalah buatan stegoceras sendiri, stegoceras sendiri senang mengumpulkan bunga kering, ia bahkan sudah memiliki ratusan jenis bunga kering, hal itu membuat minmi dan edmonto berdecak kagum. Karena merasa obrolan mereka menyambung, stegoceras pun mengajak mereka untuk bermain ke rumahnya, mereka pun setuju dan bermain ke rumah stegoceras, saat dirumah stegoceras edmonto terlihat begitu senang, ia melihat lihat seisi rumah stegoceras dan banyak mengobrol dengannya.
Sejak hari itu, edmonto jadi sangat sering bermain ke rumah stegoceras tanpa mengajak minmi, hampir setiap hari edmonto datang kerumah stegoceras untuk bermain dan melihat kumpulan bunga kering milik stegoceras, bahkan edmonto membuat sepasang gelang dengan stegoceras tanpa mengajak minmi, gelang pertemanan edmonto dan minmi pun tidak dipakai edmonto lagi, edmonto benar benar menjadi lebih dekat dengan stegoceras, edmonto sudah tidak lagi pergi ke rumah minmi untuk bermain, karena hal itu minmi merasa edmonto sudah melupakannya menjadi seorang teman. Edmonto rupanya dibuat gila oleh bunga kering milik stegoceras sehingga edmonto benar benar sudah tak pernah lagi berkunjung ke rumah minmi jangankan berkunjung edmonto pun sudah tak lagi mengajak minmi bermain bersama, padahal sebelum stegoceras datang, edmonto selalu bermain bersama dengan minmi dan belajar mengumpulkan bunga kering dari minmi, namun meski merasa sangat sedih karena sudah dilupakan teman lamanya, minmi sama sekali tidak menyimpan perasaan marah atau benci pada edmonto dan stegoceras, ia tetap berbaik sangka pada mereka terutama edmonto teman lamanya.
Terima kasih sudah membaca bersama Go-Dongeng.
Pesan untuk cerita ini