blog post.jpg
SHARE THIS POST

Download Aplikasi Ngedongeng di



Suatu hari ada seekor dinosaurus kecil bernama ankylo, ia sangat senang menghabiskan waktunya bersama teman teman setiap harinya, ankylo selalu pergi keluar rumah setiap harinya hanya untuk bertemu dan bermain bersama kawannya, ia sangat memperdulikan teman temannya, bahkan ia lebih memilih untuk bersama teman temannya ketimbang dengan keluarnya dirumah.

Ankylo tinggal bersama induknya di sebuah tempat di dalam hutan yang hijau yang begitu luas, induk ankylo sudah mulai menua, namun karena ankylo hanya senang bermain saja, membuat induk ankylo tetap harus pergi ke hutan seberang hanya untuk mencari makanan.

Tak jarang, induk ankylo meminta anaknya untuk membantunya mencari makanan, terlebih karena dirinya yang sudah tua, membuat induk ankylo sudah tak sekuat dulu lagi, namun ankylo jarang sekali untuk mau membantunya, ankylo hanya mau membantu induknya jika sang induk benar benar sakit dan tak ada makanan yang dapat mereka makan.

Pagi itu induk ankylo merasa tidak enak badan, namun ia masih sanggup berjalan, ia hari ini akan pergi mencari makanan ke kebun buah, namun karena ia takut ada suatu hal yang terjadi padanya, ia pun meminta anaknya menemaninya. Induk ankylo pun menghampiri anaknya yang sedang berada di luar rumah.

‘ ankylo anakku’ ucap induk ankylo

Ankylo yang mendengar induknya memanggil pun merasa malas menjawab induknya, karena ia tahu bahwa induknya akan meminta dirinya membantu sang induk mencari makanan.

‘ ankylo sayang’ ucap induk ankylo lagi di dekat sang anak

‘ ya mama’ jawab ankylo membalas induknya dengan malas

‘ mama merasa tidak enak badan nak, apa kau hari ini bisa menemani mama pergi ke kebun buah ?’ tanya induk ankylo dengan lemah lembut

‘ huft..’ ankylo menghela nafasnya, dan berkata

‘mama.. aku tidak bisa menemanimu hari ini, aku sudah bilang pada stego akan mengantarnya pergi ke sungai ’ jawab ankylo

Sebetulnya induk ankylo sudah tau bahwa anaknya pasti tidak akan mau menemaninya, namun ia masih berusaha meminta anaknya untuk menemaninya

‘ tapi nak, kau selalu mengantar stego, apa tidak bisa hari ini saja kau tidak menemani stego dan pergi bersama mama ?’ ucap induk ankylo sedikit memohon

blog post.jpg

Download Aplikasi Ngedongeng di



‘ huft..’ ankylo menghela nafasnya kembali menahan kesal pada induknya yang masih saja keukeuh meminta untuk ditemani

‘mama, aku kan sudah bilang tidak bisa, jadi jawaban aku tetap tidak bisa, sekarang saja aku sedang menunggu stego datang kemari’ ucap ankylo pada induknya

Saat hendak menjawab perkataan anaknya, ankylo kembali berkata padanya

‘kalau mama merasa sakit sudah lah diam dirumah saja, tidak perlu kemana mana, lagi pula stock makanan buah kita masih banyak’ ucap ankylo

Induk ankylo pun tak melanjutkan perkataannya setelah mendengar perkataan anaknya, ia hanya menghela nafasnya dan memilih untuk kembali ke dalam rumahnya, ia berusaha sabar menghadapi anaknya yang selalu mementingkan teman temannya, ia pun hanya melihat anaknya dari dalam rumah yang dengan sabar menunggu kawannya yang tak kunjung datang.

Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya stego pun datang ke rumah ankylo

‘ah.. akhirnya kau datang juga stego’ ucap ankylo pada stego

‘hihi maafkan aku terlambat ya, tadi aku membantu ibuku dulu’ jawab stego sambil nyengir

Mendengar jawaban stego, ankylo pun melihat ke arah induknya yang berada di dalam rumah memperhatikan mereka.

‘ oh begitu, yasudah ayo kita pergi sekarang ’ ucap ankylo pada stego

‘ ayo’ jawab stego sambil berjalan terlebih dahulu dibanding ankylo

Ankylo pun pergi mengikuti kawannya tanpa berpamitan pada induknya, induk ankylo pun hanya melihat anaknya berjalan pergi bersama kawannya. Ankylo dan stego pun berjalan menuju sungai bersama sama, sepanjang perjalanan ke sungai, mereka berbincang satu sama lain membahas banyak hal.

Ditambah udara pagi yang hangat membuat mereka begitu menikmati perjalanannya, tak terasa setelah cukup lama mereka berjalan, akhirnya mereka pun sampai di sungai yang tak begitu luas, namun sungai itu dikelilingi pohon pohon hutan membuatnya begitu sejuk, dan juga air yang bersih dengan arus yang tak begitu deras, membuat sungai itu selalu dipenuhi oleh hewan hewan hutan lain untuk membersihkan diri dan juga mencari makanan disana.

Ankylo dan stego yang sudah sampai sungai pun langsung memasuki sungai dan mereka berenang renang kecil di sana, rupanya stego meminta ankylo mengantarnya hanya untuk menemaninya berenang dan membersihkan dirinya saja

‘wa.. segar sekali ya ankylo’ ucap stego pada ankylo sambil berenang berenang di sungai

‘ iya segar sekali air sungai ini’ jawab ankylo yang berenang renang juga di sungai

blog post.jpg

Ankylo dan stego pun berenang renang bersama di sungai, mereka berenang dengan riang sekali, tak terasa matahari rupanya sudah bersinar dengan sangat terang, air sungai pun tak se segar saat pagi hari

‘ ankylo, sepertinya hari sudah siang, air sungai pun sudah tak segar lagi, ayo kita pergi ke ladang rumput bermain bersama kawan kawan lain disana’ ucap stego pada ankylo yang masih asyik berenang

‘ ayo.. aku juga ingin bermain dengan kawan kawan lain’ jawab ankylo mengiyakan ajakan stego

Mereka pun akhirnya menyudahi berenangnya dan mulai berjalan menuju tepian, namun tiba tiba ankylo berteriak kesakitan saat berjalan menuju sungai

‘ aw kaki ku sakit sekali’ ucap ankylo mengagetkan stego

‘ ada apa? kenapa?’ ucap stego menghampiri ankylo yang kesakitan

Stego pun membantu ankylo untuk berjalan ke tepian sungai, setelah di tepi sungai, stego melihat kaki ankylo yang sudah berdarah darah, rupanya kaki ankylo terluka karena menginjak batu yang tajam di dalam air

‘ ah tidak ankylo, kakimu terluka, ini harus segera diobati’ ucap stego

Ankylo terus meringis kesakitan tanpa menjawab perkataan stego

‘ ayo kita ke rumahmu, aku tidak cara mengobatinya, pasti mamamu bisa mengobati ini ’ ucap stego sambil membantu ankylo berdiri dan berjalan

Stego pun membopong ankylo dan membantunya berjalan pulang ke rumahnya, ankylo terus meringis kesakitan selama perjalanan. Setelah sampai di rumah ankylo, induknya langsung menghampiri ankylo yang melihat anaknya berjalan dengan tertatih dan kaki yang berdarah

‘ kau kenapa nak?’ tanya induk ankylo dengan cemas

‘ sepertinya ankylo menginjak batu tajam di air sungai bu’ jawab stego Induk ankylo pun membopong anaknya masuk ke dalam rumah

‘ ayo masuk kita obati ya…’ ucap induk ankylo

‘ ayo stego masuk kita obati kaki ankylo’ lanjut induk ankylo berucap

Namun rupanya stego tak mau masuk ke dalam rumah ankylo

‘ maaf mama, tapi sepertinya stego tidak bisa, stego harus segera ke ladang rumput karena sudah janji dengan kawan kawan lain, oh iya ankylo cepat sembuh ya.. nanti aku bilang dengan yang lain kau sedang terluka ’ ucap stego

‘ aku pamit ya’ lanjut stego yang pergi meninggalkan ankylo dan induknya

blog post.jpg

Download Aplikasi Ngedongeng di



Ankylo yang melihat pergi begitu saja pun merasa sedih, karena ia selalu menemani stego dan bahkan selalu mementingkan teman teman lainnya, namun saat dia kesakitan seperti ini, stego bahkan tak mau menemani dirinya diobati, ia memilih untuk pergi ke ladang menemui teman temannya.

Ankylo kemudian melihat induknya sedang duduk mengobati kakinya dengan penuh kasih sayang, meski induknya sedang sakit, tetapi induknya tetap mau mengobati dirinya yang tak mau menemani induknya, ia pun merasa sangat menyesal telah berlaku tidak baiknya dan lebih mementingkan teman temannya dibanding induknya dan tersadar kalau induknya lah yang selalu menemaninya saat kesusahaan bukan teman temannya.

blog post.jpg