blog post.jpg
SHARE THIS POST

Download Aplikasi Ngedongeng di



Pada suatu masa, hiduplah seekor dinosaurus kecil bernama zuni, zuni tinggal di sebuah hutan yang begitu luas nan hijau, namun karena musim kemarau yang datang secara berkepanjangan membuat hutan itu kini perlahan menjadi menguning karena kekeringan, hujan yang tak kunjung datang membuat pohon di hutan tak lagi tumbuh dan bahkan beberapa pohon buah pun tak lagi menghasilkan buah.

Zuni tinggal bersama induknya di dalam hutan itu, tak hanya zuni dan induknya yang menjadi penghuni hutan, masih banyak pula hewan yang tinggal di sana, salah satunya adalah stego yang merupakan teman bermain zuni, mereka sudah berteman sejak mereka masih kecil.

Stego selalu menemani zuni setiap harinya, karena zuni selalu sendirian ditinggal induknya yang pergi mencari makanan ke hutan seberang setiap harinya, induk zuni pergi ke hutan sebelah tanpa mengajak anaknya zuni kecil, karena jarak yang ditempuh cukup jauh, sehingga induk zuni tidak tega jika anaknya yang masih kecil harus pergi bersamanya dan menempuh jarak yang jauh bersama dirinya.

Induk zuni pergi ke hutan seberang setiap harinya saat matahari baru saja terbit dan akan kembali di rumahnya saat matahari sudah mulai terbenam, induk zuni sebetulnya merasa sedih karena harus meninggalkan zuni kecil sendirian setiap harinya, namun karena kondisi hutan yang sedang mengalami kekeringan membuat ia tidak punya pilihan selain meninggalkan anaknya setiap hari untuk mencari makanan ke hutan seberang.

Seperti hari itu, induk zuni sudah terbangun saat zuni kecil masih tertidur, sang induk kemudian bersiap siap untuk pergi ke hutan sebelah, sebelum pergi ia selalu berpamitan pada anaknya, walau zuni kecil masih tertidur ia tetap akan membisikan kata katanya di teling sang anak

‘ nak, mama pergi dulu, kau jaga diri baik baik’ bisik sang induk di telinga zuni yang masih tertidur

Induk itu pun pergi ke hutan seberang setelah berpamitan pada anaknya. Zuni kecil yang tertidur pun terbangun karena sinar matahari pagi yang masuk melalui celah celah dedaunan yang mengenai wajahnya

‘hm sudah pagi rupanya’ gumam zuni yang baru saja terbangun dari tidurnya Ia pun bergegas bangun dan melihat seisi rumahnya yang sepi tidak ada siapapun

‘ ya seperti biasa aku bangun dan sudah sendirian’ ucap zuni kecil

Zuni kecil mengambil beberapa buah dan bergegas keluar untuk membersihkan badannya di sungai yang letaknya tak jauh dari rumahnya, ia memakan buah buah itu di perjalanan saat menuju sungai, ia berjalan dengan santai sambil menikmati buah yang dia makan.

blog post.jpg

Download Aplikasi Ngedongeng di



‘hm.. manis sekali buah ini’ ucap zuni kecil sambil mengunyah makanannya

Ia pun memakan buah yang dibawa dari rumahnya sampai habis tak tersisa satupun ‘ hm.. benar benar lezat buah itu memang ’ kata zuni setelah memakan habis buahnya.

Zuni kecil pun akhirnya sampai di sungai, ia melihat sungai yang begitu sepi, tidak ada satu hewan pun yang berada di sungai.

‘ hm.. tak ada siapa siapa disini’ gumam zuni melihat sekeliling sungai.

Pagi itu hanya ada dirinya saja yang berada di sungai, zuni kecil pun masuk ke sungai dan mulai membersihkan dirinya. Ia berenang renang di sungai itu

‘uwuu… asyik juga berenang sendirian di sungai ’ ucap zuni yang masih berenang renang menikmati air sungai yang segar.

Matahari perlahan mulai memancarkan sinarnya semakin terang, membuat arus sungai menjadi lebih kencang dibanding saat pagi hari, zuni yang masih berenang pun merasakan arus sungai menjadi lebih deras, zuni kecil pun melihat ke arah matahari yang bersinar.

‘ ah rupanya sudah siang, pantas saja arus ini menjadi lebih deras’ gumam zuni yang kini tak berenang lagi

‘hm sepertinya aku harus segera naik ke darat sebelum arus sungai semakin deras’ gumam zuni yang kemudian bergegas menuju tepi sungai.

Zuni pun duduk di tepian sungai, ia kembali memperhatikan sungai yang masih sepi tidak ada seekor hewan pun

‘ hm sepi sekali ’ gumam zuni

Setelah beberapa saat zuni duduk di tepian sungai, ia pun merasa bosan dan kesepian

‘ aduh aku bosan sekali, apa yang harus aku lakukan yaa’ gumam zuni

Zuni pun memikirkan apa yang harus ia lakukan

‘ ahha, aku ke rumah stego saja dan bermain bersamanya’ ucap zuni dengan semangat

Zuni kecil pun bergegas menuju rumah stego yang tak jauh dari rumahnya, saat di perjalanan menuju rumah stego, zuni melihat stego yang sedang berjalan pulang bersama ibunya dari kejauhan, zuni kecil pun menghentikan langkahnya dan memperhatikan stego yang bersama induknya dari kejauhan.

Terlihat induk stego dan stego sedang berbincang dan tertawa kecil bersama, tak jarang induk stego mengelus kepala stego yang berjalan di depannya, zuni kecil yang melihat itu pun merasa sedih dan iri, karena dirinya sudah lama tidak melakukan itu, saking lamanya ia bahkan lupa kapan terakhir kalinya ia dan induknya pergi bersama.

blog post.jpg

Melihat hal itu, zuni pun memilih untuk pulang karena perasaannya kini sungguh sedih dan iri pada stego dan induknya, ia pun bergegas pulang dengan sedih

‘ kenapa mama tidak bisa seperti induk stego yang selalu ada untuknya’ gumam zuni sambil berjalan pulang dengan pelan

‘ mama bahkan tidak pernah ada saat aku bangun tidur, ia kini selalu pergi meninggalkan ku sendirian, tidak seperti dulu yang selalu menemaniku di rumah ‘ zuni kembali bergumam

Tak diduga karena perasaan sedih yang zuni rasakan, air matanya menetes jatuh di pipinya. Zuni sangat sedih dan merindukan masa masa dulu dimana induknya selalu ada untuknya dan selalu menemaninya, ia merasa kini induknya sudah tidak sayang dengan dirinya seperti dulu lagi

‘ hiks.. mama sudah tak sayang aku lagi, mama kini benar benar tak memperdulikan aku seperti dulu’ ucap zuni sambil menangis kecil

Meski menangis, zuni tetap melanjutkan langkahnya untuk pulang kerumah, lalu ia melihat induknya berjalan dekat rumah mereka dengan salah satu kakinya yang di seret, melihat itu itu zuni kecil tak menangis lagi, ia justru penasaran dengan keadaan induknya

‘ mama, tumben sekali masih siang sudah pulang’ ucap zinu yang tiba tiba muncul di hadapan induknya

‘ hm.. tidak apa nak’ jawab induk zuni

Zuni pun melihat kaki induknya, rupanya kaki sang induk terluka

‘ mama, kenapa kakimu ma?’ ucap zuni dengan cemas

‘ tidak apa nak, hanya terkena akar saja, oh ya maaf ya mama pulang cepat karena mama tidak sanggup berjalan ke hutan seberang dengan kaki seperti ini’ ucap induknya sambil mengelus ngelus kakinya yang terluka

blog post.jpg

Download Aplikasi Ngedongeng di



Zuni kecil pun melihat ke arah induknya yang terlihat begitu lelah

‘ oh iya nak, maaf ya mama hari ini tidak bisa membawakan buah untuk mu esok hari, mama janji esok akan membawakan lagi makanan yang banyak untukmu, kau tidak perlu khawatir ya meski hutan ini sudah mulai kering, kau akan tetap makan dengan enak, mama janji’ ucap induknya

Zuni yang mendengar itu pun merasa sedih kembali, selama ini ia sudah salah berpikir mengenai induknya, ia berpikir induknya sudah tak lagi peduli padanya, namun rupanya induknya begitu peduli padanya, sampai sampai ia rela pergi ke hutan seberang hanya untuk mencari makanan untuk dirinya bahkan sampai kakinya terluka pun induk zuni tetap mengusahakan yang terbaik untuknya. Zuni pun akhirnya kembali menangis karena merasa bersalah sudah berpikir buruk tentang ibunya, kini zuni pun sadar bahwa ibunya begitu menyayangi dirinya sama seperti dulu. Zuni pun akhirnya memeluk mamanya yang berdiri menatapnya dengan heran karena melihat zuni menangis

‘ terimakasih mama, aku sangat sayang padamu ’ ucap zuni sambil memeluk induknya

Induk zuni pun membalas pelukan anaknya dan mengusap kepala zuni sambil berkata

‘ mama jauh lebih menyayangimu nak’

Akhirnya mereka berdua pun masuk ke dalam rumahnya dan sejak saat itu, keadaan mereka menjadi lebih baik dan kembali bahagia.

blog post.jpg