Beranda/Dongeng/Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada
Sampul Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih AdaKisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih AdaGO-DONGENG · DONGENG
Dongeng Buku cerita bergambar

Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

Alkisah, di sebuah kerajaan yang besar, hiduplah seorang putri cantik bernama azura, azura ini adalah satu satunya anak dari raja dan ratu, azura begitu manja pada orang tua, ia merasa bahwa dirinya sangat spesial, sehin...

Buka halaman cerita
Cerita dimulai

Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

Ilustrasi adegan 1 dari cerita Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

Alkisah, di sebuah kerajaan yang besar, hiduplah seorang putri cantik bernama azura, azura ini adalah satu satunya anak dari raja dan ratu, azura begitu manja pada orang tua, ia merasa bahwa dirinya sangat spesial, sehingga ia selalu ingin diperlakukan lebih oleh semua orang yang ada di kerajaan. Setiap harinya azura selalu berada di kerajaan, ia tak pernah mau ikut bersama orang tuanya untuk menemui rakyatnya di desa, bahkan jika kerajaan sedang mengadakan pesta rakyat pun azura tidak mau hadir menemui dan menyapa rakyat desanya, padahal ia adalah satu satunya penerus kedua orang tuanya. Azura mengetahui hal itu, namun ia merasa saat ini dirinya tidak perlu melakukan hal itu, karena orang tuanya masih ada dan sehat, jadi dia hanya ingin menghabiskan waktunya dengan melakukan hal hal yang ingin dia lakukan, bahkan azura ini lebih sering menghabiskan waktu di dalam kamarnya. Azura bisa dibilang pemalas, karena selain ia tak mau menemani orang tuanya saat bertemu rakyat, ia juga tak mau mengerjakan pekerjaannya sendirian, ia hanya tahu semuanya sudah selesai, mulai dari membersihkan kamar sampai pakaian yang akan digunakan pun itu harus sudah disiapkan pelayannya. Ratu sebetulnya ingin sekali menghentikan seluruh fasilitas yang mereka berikan pada azura, namun sang ayah yaitu Raja melarang ratu untuk melakukan itu, ia yakin bahwa azura akan merubah sikapnya menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu, namun ratu ingin melakukan itu agar azura sudah terbiasa melakukan hal hal kerajaan sedari kecil, agar saat nanti azura besar dan meneruskan kerajaan, azura sudah tak lagi kebingungan. Namun raja tetap tidak setuju, karena menurutnya dengan sikap azura yang masih sangat manja, cara itu hanya akan menimbulkan sebuah permasalahan dan kegaduhan di kerajaan. Sehingga raja menyuruh istrinya bersabar dalam menghadapi sikap putri satu satunya itu. Raja tak henti hentinya selalu mencoba untuk membuat putrinya mau membantunya dan belajar mengurus beberapa hal di kerajaan, mulai dari menyiapkan pidato hinga meminta sang putri untuk menemaninya memeriksa lumbung hasil panen kerajaan untuk diberikan pada rakyat.

Ilustrasi adegan 2 dari cerita Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

Namun azura selalu menolak permintaan ayahnya itu, ia selalu saja mencari cari alasan agar tidak menemani ayahnya melakukan hal hal itu, raja begitu sabar menghadapi sikap putri satu satunya itu, namun tidak dengan ratu, sesekali ia memarahi putrinya karena selalu bermalas malasan di dalam kamarnya, dan jika ratu sudah seperti itu, putri azura pasti akan mengadu pada ayahnya agar ia dibela oleh ayahnya. Namun meski suka memerahi azura, ratu sangat sayang padanya, ia melakukan itu karena takut azura akan terlambat belajar dan mengenal kerajaan yang akan ia pimpin nantinya, semua ia lakukan agar putrinya bisa menerima dan mendapatkan bekal untuk azura dimasa depan. Hingga suatu hari, saat sedang makan malam bersama, raja, ratu dan putri azura duduk di meja makan menikmati makan malam bersama, mereka menyantap berbagai hidangan yang sudah dibuatkan oleh para pelayan di kerajaan, mereka menyantap makanan itu dengan lahap. Setelah selesai makan, putri azura hendak pergi meninggalkan tempat makannya lebih dulu, namun rupanya raja memanggilnya ‘ tunggu nak, duduklah dulu, kita berbincang sebentar’ ucap raja sambil memegang tangan putrinya yang beranjak dari kursi makannya ‘Putri azura pun melihat kearah raja dan ratu, ia pun akhirnya duduk kembali di kursi makannya. ‘ ada apa ayah?’ tanya azura pada raja ‘ tidak ada apa apa, ayah hanya ingin mengobrol saja dengan mu, sudah lama rasanya ayah tidak mengobrol denganmu’ jawab raja Mendengar itu putri azura menarik nafas nya dengan kasar ‘ ku kira ada apa, kalau memang tidak ada apa apa, aku mau kembali ke kamar ayah, masih banyak yang harus ku kerjakan’ ucap azura sedikit kesal Mendengar jawaban putrinya ratu sedikit kesal

Ilustrasi adegan 3 dari cerita Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

‘ apa ibu tidak salah dengar? memangnya apa yang kau lakukan sampai tak mau mengobrol dengan ayahmu?’ tanya ratu pada azura Melihat ratu seperti itu, raja pun memegang tangan ratu dan tersenyum ke arahnya, menyuruh istrinya itu untuk bersabar menghadapi putrinya, ratu pun hanya bisa menarik nafasnya dalam dalam. Sedangkan azura sendiri tak menghiraukan pertanyaan ibunya itu ‘ putriku, memangnya kau sibuk apa?’ tanya raja dengan lembut pada putrinya ‘ banyak ayah, jadi kalau memang tidak ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan aku lebih baik kembali ke kamar saja’ ucap azura dengan nada sedikit tinggi pada ayahnya Melihat sikap anaknya seperti itu, raja pun kaget, ia tak menyangka anaknya berani berkata dengan nada tinggi pada dirinya. Karena hal itu, tiba tiba saja raja merasakan sesak di dadanya, raja seperti kesulitan bernafas, ia memegang dadanya yang terasa sesak, ratu dan azura yang melihat itu pun panik dan menghampiri raja

Ilustrasi adegan 4 dari cerita Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada

‘ cepat panggilkan dokter azura’ ucap ratu pada azura sambil menenangkan raja Azura pun berlari mencari penjaga dan memintanya untuk memanggil dokter, para penjaga pun langsung bergegas pergi untuk memanggil dokter, lalu azura pun kembali berlari mencari para pelayan untuk membantunya menolong ayahnya, ia memanggil dua pelayan laki laki untuk menuju ruang makan. Namun saat sampai ruang makan, ia melihat ibunya sedang menangis tersedu sambil memeluk ayahnya, azura langsung berlari ke arah ibunya sambil menangis ‘ ibu ini ada apa ibu?’ tanya azura sambil menggoyangkan badan ibunya ‘ ayahmu sudah tidak ada azura’ ucap sang ibu sambil menangis Mendengar itu azura sangat terkejut, ia merasa dunianya seakan berhenti, orang yang selalu membela dirinya kini sudah tidak ada lagi, ia tidak percaya hal itu terjadi, ia pun berusaha membangunkan ayahnya ‘ ayah.. ayah bangun, ayah jangan tinggalkan aku ayah’ ucap azura sambil menggoyangkan badan ayahnya. Namun raja sama sekali tidak bangun, malam itu adalah malam paling menyakitkan dalam hidup ratu dan putri azura. Para pelayan wanita menenangkan ratu dan putri azura, sedangkan pelayan laki laki membawa jasad raja dan membersihkan jasad raja. Setelah selesai dibersihkan kini jasad raja diletakkan di ruang kumpul kerajaan, seluruh rakyat desa mendatangi kerajaan, putri azura pertama kalinya melihat begitu banyaknya rakyat desa yang menyayangi dan membanggakan ayahnya, putri azura hanya bisa berkata terimakasih pada rakyat desa yang sangat baik dan menangis menyesali perlakuannya karena sudah membuang waktu percuma dan tidak pernah mau menemani ayahnya, kini sudah tidak ada lagi sosok ayah yang selalu memanjakan dirinya, azura menyesal karena telah bersiap tidak baik pada ayahnya. Kini azura hanya bisa memeluk jasad ayahnya, dan berjanji akan menjadi anak yang lebih baik seperti apa yang diinginkan ayahnya.

Ilustrasi adegan 5 dari cerita Kisah Putri Azura | Hikmah Jangan Menyia Nyiakan Waktumu Dengan Hal Yang Tidak Berguna, Hormati dan Sayangi Orang Tuamu Selagi Masih Ada
✦

Terima kasih sudah membaca bersama Go-Dongeng.

Ruang berbagi

Pesan untuk cerita ini