Kisah Zebra yang Cerdik dan Buaya | Hikmah Gunakan Kecerdikanmu dengan Bijaksana dan Selesaikan Masalah Tanpa Berbohong
Pada suatu hari, kawanan zebra sedang melakukan perjalanan, mereka bermigrasi dari satu tempat ke tempat lain, mereka bermigrasi untuk menemukan tempat yang memiliki banyak makanan untuk mereka. Setelah berjalan cukup lama akhirnya kawanan zebra ini melewati padang rumput yang tidak begitu luas, tetapi di sana terdapat rumput yang cukup untuk mereka makan dan juga pohon pohon rindang yang bisa dipakai untuk berteduh, kawanan zebra itu pun memutuskan untuk beristirahat disana, mereka pun berpencar ada yang memilih memakan rumput ada juga yang memilih duduk dibawah pohon yang rindang. Setelah beberapa saat beristirahat, kawanan zebra itu kembali berkumpul, mereka pun mulai kembali berjalan mencari tempat yang aman dan cocok untuk menjadi tempat tinggal mereka. Namun, ternyata ada satu zebra yang tertinggal, zebra tersebut tertidur pulas di bawah pohon rindang, saat terbangun ia terkejut dan kebingungan mencari teman-temannya. ‘ aduh.. dimana kawanan ku, apakah mereka sudah pergi dan tidak sadar aku tidak ada ? ’ ucap zebra malang itu sambil melihat ke sekeliling ladang rumput mencari kawanannya. Ia pun akhirnya berjalan menyusuri ladang rumpu itu ‘ kawan kawan ’ zebra mencoba memanggil kawanannya, ‘ kawan kawan, aku masih disini, kalian dimana ? ’ zebra itu kembali mencoba memanggil kawanannya, ia berharap kawanannya masih ada disana, ia terus berjalan mencari kawannya, hingga tak terasa ia sudah ada di dalam hutan. ‘ kenapa semakin gelap disini? ’ ucap zebra yang mulai menyadari bahwa dirinya sudah masuk kedalam hutan, ia kembali melihat ke sekelilingnya dan hanya menemukan pohon pohon tinggi di sana, ‘ sepertinya aku sudah terlalu jauh dari ladang rumput tadi, sebaiknya aku kembali kesana siapa tau kawanan ku kembali ke ladang itu ’ ia kembali berkata sambil berharap kawanannya menyadari bahwa dirinya tertinggal. Zebra malang itu pun berjalan kembali menuju ladang rumput, ia berjalan cukup lama hingga akhirnya ia melihat ada cahaya dari celah-celah pohon di sana. ‘ wa.. ada cahaya disana, akhirnya aku berhasil sampai ke ladang rumput itu ’ ucap zebra dengan senang karena akhirnya ia akan segera keluar dari hutan yang cukup gelap itu, ia pun berlari kecil menuju cahaya itu. Akhirnya ia berhasil keluar dari hutan itu dan ia kembali terkejut karena bukannya ladang rumput yang ia temukan, melainkan sebuah sungai yang ia temukan.
‘ hah.. sungai ? kenapa tiba-tiba ada sungai disini ? , seharusnya ladang rumput yang ada disini ’ ucap zebra yang terkejut mendapati sebuah sungai dengan air yang keruh di hadapannya. ‘ huft.. sepertinya aku salah mengambil jalan pulang ’ zebra itu kembali berucap sambil menengok sekelilingnya, ‘ kurasa aku harus beristirahat dahulu dan mengingat kembali arah menuju ladang rumput itu ’ ucap zebra yang sudah kebingungan itu. Ia pun duduk di bawah pohon dekat sungai, sambil berusaha mengingat kembali jalan menuju ladang rumput ‘ hm.. tadi kan aku masuk ke dalam hutan dari arah barat, lalu dari hutan aku berjalan ke kanan hingga sampai kesini, ahhaaaa.. kalau begitu sungai ini berada di selatan ladang rumput itu ’ ucap zebra mengingat arah ladang rumput itu ‘ berarti setelah ini aku harus berjalan ke arah barat sana ’ ia melihat ke arah kanan dan menyadari bahwa dirinya harus melewati sungai jika memang harus berjalan kearah barat. ‘hm tapi.. jika kesana aku harus melewati sungai ini ’ ia melihat ke sungai dan memperhatikan air sungai itu, air sungai yang berwarna coklat dan begitu tenang membuat zebra sedikit cemas ‘ hm.. di dalam sungai ini ada apa ya? aku merasa takut untuk melewatinya ’ ucap zebra bangkit dari duduknya dan mendekati sungai untuk memastikan keadaan sungai yang akan dilewatinya itu, ‘ sepertinya sungai ini aman untukku lewati ’ ucap zebra setelah melihat keadaan sungai itu. Ia pun mulai menurunkan kakinya ke dalam sungai, ia berjalan mengarungi sungai yang tinggi airnya mencapai setengah tinggi badannya, untung saja sungai ini tidak terlalu dalam untuk dilewatinya. Zebra ini berjalan perlahan-lahan, kini ia sudah berada di tengah sungai tapi ternyata, arus air di tengah sungai mulai mengalir cukup deras. ‘ woah ternyata, arus disini cukup deras, aku harus semakin berhati-hati agar tidak terjatuh dan terbawa arus sungai’ ucap zebra menguatkan dirinya, karena hal itu kaki-kaki zebra harus kuat untuk menahan dan menopang badannya agar tidak terjatuh. Saat sedang berusaha berjalan sekuat tenaga, tiba-tiba muncul seekor buaya yang berenang menghampiri zebra, melihat itu zebra terkejut dan ketakutan. ‘ah tidak, ada buaya, dan dia berenang mendekat ke arahku, aku harus mempercepat langkahku ’ zebra mulai mempercepat langkahnya, namun kondisi arus sungai yang deras membuat dia terjatuh, untungnya kaki-kakinya dengan sikap memegang batu yang ada sehingga badannya tidak terjatuh ke air, melihat itu buaya berhenti berenang dan menaikan kepalanya seraya berkata pada zebra
‘ hahaha.. kau takkan bisa keluar dari sungai ini hidup-hidup hahaha’ buaya berkata sambil tertawa, membuat zebra sangat ketakutan. ‘ aku sedang lapar zebra, jadi kau cukup diam dan bersiaplah untuk menjadi makananku haha’ buaya kembali berkata pada zebra yang sedang ketakutan itu. Mendengar itu zebra memohon pada buaya ‘ kumohon buaya, jangan kau memakanku, aku sungguh hanya ingin melewati sungai ini saja, jadi kumohon jangan lakukan itu ’ ucap zebra memohon kepada buaya, buaya hanya tertawa mendengar perkataan zebra itu ‘ haha jangan kau harap aku akan melakukan itu karena sekarang aku sedang kelaparan haha.. ’ ucap buaya yang membuat zebra semakin takut, buaya itu kembali berenang maju mendekati zebra. Melihat itu zebra memikirkan bagaimana caranya agar ia berhasil lolos dari buaya, ia memejamkan mata berharap ada sebuah ide yang ia dapat, dan benar sekali, ia berhasil mendapatkan sebuah ide, tanpa berpikir panjang ia langsung berkata pada buaya ‘wahai buaya, kumohon berhenti berenang ke arahku dan dengarkan aku sebentar, aku punya kabar yang baik untukmu’ zebra meminta buaya untuk diam, ‘ ada apa lagi zebra, cepatlah katakan aku sudah tak sabar untuk memakan daging lezat mu itu ’ jawab buaya yang berhenti berenang dan melihat ke arah zebra.
Melihat itu zebra pun berkata ‘ aku kesini bersama kawanan zebra lainnya, mereka akan berjalan ke arah sini, jika kau makan aku sekarang, mereka akan melihat tulang-tulang tubuhku yang kau makan, sehingga mereka tidak akan jadi melewati sungai ini dan kau hanya bisa memakan aku seekor saja, tapi jika kau membiarkan ku melewati sungai ini terlebih dulu, aku akan menyuruh mereka untuk cepat berjalan dan melewati sungai ini, sehingga kau bisa memangsa beberapa ekor zebra, bagaimana menurutmu? jauh lebih menguntungkan bukan ? ’ ucap zebra menjelaskan pada buaya, mendengar itu buaya merasa tertarik karena jika ia bisa memangsa beberapa ekor zebra, maka ia akan mempunyai cadangan makanan, tanpa pikir panjang buaya pun menyetujuinya ‘ baiklah, akan aku biarkan kau melewati sungai ini sekarang, tapi kau harus cepat kembali membawa kawanmu itu cepat berenang ke tepi sungai sebelum aku berubah pikiran ’. Mendengar itu zebra pun berenang dengan cepat ke tepi sungai, hingga akhirnya ia berhasil melewati sungai itu dan naik ke permukaan ‘ haha dasar buaya bodoh mana mungkin aku akan benar-benar membawa kawanan ku kesini untuk kau makan haha.. tapi terimakasih ya buaya sudah membiarkanku melewati sungai dengan selamat haha ’ ucap zebra menertawakan buaya, setelah berkata itu zebra langsung bergegas lari ke arah ladang rumput meninggalkan buaya yang melihatnya dengan marah. Buaya hanya bisa berdecak kesal dan melihat zebra cerdik itu berlari meninggalkan dirinya.
Terima kasih sudah membaca bersama Go-Dongeng.
Pesan untuk cerita ini