Cerita Dinosaurus Protoceratops yang sombong dan brontosaurus | Hikmah Jangan Merasa Paling Hebat dan Tidak Butuh Orang Lain
Pada suatu hari, di dalam hutan yang luas tinggallah sekelompok dinosaurus di sana, mereka sedang berkumpul di meja bundar yang terbuat dari pohon, mereka berkumpul untuk mendiskusikan dekorasi yang akan dibuat untuk merayakan hari jadi hutan yang sebentar lagi akan digelar. Mereka ingin membuat hiasan dan merayakannya di dekat sungai yang ada di hutan tersebut. ‘ karena hari jadi hutan sebentar lagi, menurutku kita harus membagi tugas untuk mendekor tempat di dekat sungai itu, agar semua bisa selesai tepat waktu ’ ucap tyrannosaurus rex pada hewan lain yang ikut berdiskusi disana. ‘ ya kau benar, bagaimana kalau kita buat kelompok saja? jadi kalau tugas yang didapat susah, kita bisa bekerja sama dengan teman sekelompok kita’ tambah hypsilophodon seraya memberikan sebuah ide yang dapat mempermudah pekerjaan. Hewan hewan di sana salah satunya protoceratops dan brontosaurus pun menyetujui ide dari kawan kawannya itu ‘ baiklah kalau semua setuju, mari kita buat kelompok saja, setiap kelompok beranggotakan dua hewan saja ya agar pembagian tugasnya pun mudah ’ ucap tyrannosaurus menjelaskan pembagian kelompok itu, tyrannosaurus pun menyebut nama setiap hewan di sana dan memasang-masangkan setiap hewan menjadi beberapa kelompok, semua hewan sudah mendapat kelompok yang tersisa hanya protoceratops dan brontosaurus, akhirnya tyranno pun menjadikan mereka dalam satu kelompok. Kemudian tyranno memberikan tugas kepada setiap kelompok tersebut, dan ia memberikan waktu untuk setiap kelompok berdiskusi untuk membagi tugas sesuai dengan kemampuan mereka, para hewan pun berdiskusi, tak luput protoceratops dan brontosaurus pun berdiskusi ‘ proto, kita mendapat tugas menghias beberapa pohon dan juga menyiapkan meja untuk makan nanti, kita mau membagi tugas ini atau mengerjakannya bersama sama? aku rasa sebaiknya kita mengerjakan bersama sama karena tugas ini menurutku cukup berat ’ ucap brontosaurus pada teman sekelompoknya yaitu protoceratops. Mendengar itu protoceratops malah memilih duduk dan bersantai, ia tidak menggubris pertanyaan brontosaurus pada dirinya, brontosaurus yang melihat itu pun merasa bingung, ‘ proto, bagaimana pilihan mu? kita mau mengerjakan bersama sama atau membagi tugas ini ? ’ tanya brontosaurus pada protoceratops lagi.
Protoceratops pun melihat ke arah brontosaurus dan berkata ‘ aduh.. kau ini bawel sekali ya. Aku mendengar pertanyaan itu, jadi cukup satu kali saja bertanya padaku ’ jawab protoceratops dengan ketus, perkataannya tidak memberikan jawaban apa apa pada pertanyaan brontosaurus, mendengar perkataan proto begitu, membuat brontosaurus tidak enak hati, ia merasa kalau proto sedang tidak baik baik saja, sehingga dia memutuskan untuk ikut diam. Setelah beberapa saat, tyrannosaurus pun kembali meminta semua kelompok hewan untuk berkumpul bersama kembali, ‘ teman-teman semua, waktu diskusi sudah habis, mari kesini kita berkumpul kembali’. Mendengar itu semua hewan pun berkumpul kembali, mereka masih berbincang satu sama lain, namun berbeda dengan brontosaurus dan protoceratops, mereka tidak saling berbincang, mereka berjalan menghampiri hewan hewan lain tanpa berbincang apapun. Setelah semua hewan berkumpul tyranno kembali bertanya pada hewan hewan itu. ‘ kurasa semua sudah berkumpul, aku akan menanyakan kepada setiap kelompok bagaimana pembagian tugasnya ’ ucap tyranno, mendengar itu brontosaurus kebingungan, ia tak tahu harus jawab apa jika ditanya oleh tyranno mengenai pembagian tugas, saat ia merasa sedikit panik, ia pun bertanya pada protoceratops ‘ proto, bagaimana ini, kita akan menjawab apa jika ditanya ’. Alih-alih menjawab pertanyaan brontosaurus, ia malah menyuruh brontosaurus diam, ‘sut.. diam dulu, aku sedang mendengarkan hewan hewan lain mengerjakan tugas apa’. Mendengar itu bronto pun terdiam, ia heran mengapa protoceratops sangat acuh padanya, padahal ia hanya bertanya mengenai tugas saja. Akhirnya sampailah kelompok mereka ditanya ‘ sekarang kelompok protoceratops, bagaimana pembagian tugas dikelompokmu ?’ tanya tyranno pada kelompok protoceratops dan brontosaurus. Protoceratops langsung menjawab pertanyaan itu ‘ pembagian tugas di kelompok ini yaitu, bronto menyiapkan meja untuk makan dan aku akan menghias pohon pohon itu ’, mendengar jawaban itu bronto hanya terdiam, ia merasa aneh kepada proto tetapi ia tidak mau ambil pusing dan menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan proto kepada tyranno. ‘ Baiklah kalau begitu, kurasa semua kelompok sudah terbagi tugasnya, sekarang kembalilah kerumah dan beristirahat, besok siang kita mulai mengerjakan tugas yang sudah didapat’ ucap tyranno menyuruh semua hewan untuk pulang dan beristirahat. Semua hewan pun berpencar dan kembali ke rumahnya.
Saat hendak pulang, brontosaurus bertanya kepada proto ‘ proto, besok kita akan janjian dimana ? ’, proto pun hanya menjawab ‘ dimana saja terserah kau’. Mendengar jawaban itu brontosaurus pun kembali terdiam tak melanjutkan ucapannya dan hanya melihat protoceratops yang pergi meninggalkannya. Brontosaurus pun memutuskan untuk pulang dan beristirahat. Keesokan harinya, saat siang hari menjelang, semua hewan sudah mulai mengerjakan tugasnya, brontosaurus melihat keadaan dan mencari keberadaan protoceratops, tapi dia tidak menemukan protoceratops disana, saat sedang mencari proto dia dikejutkan oleh tyrannosaurus yang bertanya pada dirinya, ‘ bronto, apa yang kau cari ? kau tampak seperti mencari sesuatu’ tanya tyranno pada brontosaurus. ‘ah rupanya kau, aku terkejut mendengar suaramu hihi..’ jawab bronto sambil tertawa kecil. ‘ aku sedang mencari protoceratops, tapi kurasa dia belum ada disini ’ tambah brontosaurus menjawab pertanyaan tyranno pada dirinya. ‘ohh… rupanya kau mencari dia, dia memang belum disini mungkin sebentar lagi dia akan sampai disini, kau mulai kerjakan tugasmu dulu saja, sambil menunggu dia’ ucap tyrannosaurus. ‘ya kau benar, aku akan mengerjakan tugas ku lebih dulu ’ ucap bronto, lalu ia pun meninggalkan tyranno yang sedang membuat tali dari akar akar pohon yang sudah mati.
Brontosaurus pun mengerjakan tugasnya, semua hewan sekarang sibuk mengerjakan tugasnya masing-masing. Tak terasa hari sudah sore, namun semua hewan malah semakin bersemangat menyelesaikan pekerjaannya, brontosaurus sudah menyelesaikan pekerjaannya, ia memutuskan untuk mencari rekan kelompoknya. Ia melihat kekanan dan kekiri mencari temannya, dan ia melihat ada protosaurus yang sedang menghias pohon, ia pun tersenyum lega melihat rekannya sudah melakukan tugasnya, ia pun menghampirinya. ‘ proto, aku mencarimu. tugasku sudah selesai, mau kubantu kau menghias pohon pohon ini ? ’ ucap bronto pada protoceratops. protoceratops pun menjawab ‘ tak perlu, aku bisa sendiri, dengan badan ku yang kecil ini aku bisa cepat berpindah pindah menghias pohon, sedangkan kau, badanmu besar, itu akan membuat mu sulit untuk bergeser ke pohon yang lainnya ’ ucap proto menyombongkan dirinya, ‘ kau duduk saja dan lihat betapa hebatnya aku dalam menghias pohon ini ’tambah proto yang sombong itu pada brontosaurus. Brontosaurus pun memilih diam dan menjauh dari protoceratops, ia memperhatikan protoceratops yang berpindah menghias pohon dengan cepat. Hingga akhirnya dia sampai di satu pohon tinggi dan mengalami kesulitan untuk menghias pohon itu, melihat itu bronto pun menghampirinya dan mengambil hiasan di tangan proto dan memasangkannya di pohon itu, proto hanya diam melihat itu, bronto pun berkata ‘ jika kesulitan, mintalah bantuan pada yang lain yang lebih bisa mengerjakannya’ ucap bronto sembari pergi meninggalkan proto. Sedangkan proto hanya tertegun merasa malu akan tindakannya pada bronto yang berniat baik itu.
Terima kasih sudah membaca bersama Go-Dongeng.
Pesan untuk cerita ini