Cerita Dinosaurus Spinosaurus dan Danau Terlarang | Hikmah Jangan Pernah Melanggar Larangan Yang Ada Karena Bisa Mencelakakan Diri
Suatu hari ada seekor dinosaurus kecil bernama spinosaurus, ia tinggal bersama induknya di dalam hutan hijau yang luas, hutan itu pun dihuni oleh banyak dinosaurus lainnya. Spinosaurus kecil itu sangat senang bermain ia memiliki banyak teman di hutan itu, saking senangnya bermain, hampir setiap hari spino pergi dari rumahnya hanya untuk bermain, karena itu sang induk selalu membawakannya bekal makanan untuk dimakan spino jika sudah lelah bermain. Meski di hutan banyak terdapat makanan, tetapi induk spino tahu kalau anaknya yang masih kecil belum bisa mencari makanan yang baik untuk ia makan, sehingga induk spino tidak ingin mengambil resiko anaknya akan salah makan yang bisa menyebabkan anaknya sakit. Induk spino selalu memberikan nasehat pada anaknya untuk selalu menjaga dirinya saat bermain, dan juga induk spino selalu mengingatkan anaknya untuk tidak bermain dekat danau yang ada di ujung hutan itu. Bahkan tidak hanya induk spino yang melarang anaknya bermain di dekat danau, melainkan semua hewan di hutan itu pun dilarang untuk bermain atau berenang di danau itu. Karena konon katanya danau itu dihuni oleh hewan pemangsa yang tinggal di dalam air danau itu, kata orang orang disana hewan pemangsa itu memiliki ukuran yang sungguh besar dan juga hewan itu sangat buas sehingga siapapun yang datang kesana dan berani memasuki air danau pasti tidak akan bisa keluar dengan selamat. Suatu hari spino kecil itu pergi bermain bersama teman temannya, mereka akan bermain di ladang rumput yang berada tak jauh dari danau di ujung hutan itu, sehingga dinosaurus itu pun akan melewati batas hutan dengan danau yang sangat terkenal berbahaya itu. Spino kecil dan kawan kawannya pun berjalan bersama, saat di ujung hutan mereka melihat danau yang sangat dilarang untuk dimasuki oleh siapapun itu, hewan hewan pun melewati batas hutan dan danau itu cepat karena merasa takut, namun tidak dengan spino kecil, ia justru melihat ke arah danau tanpa rasa takut. ‘ spino, ayo cepat ’ ucap kawannya ornitho pada spino yang berjalan begitu santai saat melewati batas hutan dengan danau. Spino pun tetap berjalan santai hingga akhirnya melewati batas hutan dan danau itu ‘ kau tidak takut spino? aku melihatnya saja sudah ngeri’ ucap ornitho ‘ tidak, lagian kan kita berjalan di batasannya’ ucap spino dengan santai
‘ ya tetap saja itu menakutkan, kita tidak tahu jika tiba tiba ada hewan pemangsa itu berdiri di antara pohon dengan batas hutan itu.’ ‘mana mungkin, kan kata hewan hewan disini juga hewan pemasang yang ada di danau itu tinggal di dalam air danau, jadi mana bisa ia bertahan lama di daratan apalagi berdiri di antara pohon hanya untuk memangsa hewan disini ’ ucap spino tanpa rasa takut itu Ornitho pun tidak menjawab perkataan spino itu karena apa yang dikatakan spino itu masuk akal juga. Akhirnya mereka pun sudah melewati danau dan sampai di lapang rumput, mereka pun bermain kejar kejaran disana, mereka bermain dari siang hingga tak terasa hari pun sudah sore. ‘ teman teman ayo beristirahat ’ ucap ornitho yang sudah berlari ke pinggir lapang rumput. Teman teman yang lain pun mengikutinya termasuk spinosaurus kecil itu, mereka pun duduk bersama membulat seperti membuat sebuah lingkaran ‘ aku bekal apa? ’ tanya ornitho pada kawan kawannya hewan hewan lain itu menunjukkan bekal yang mereka bawa ‘ baiklah ayo kita makan’ ucap ornitho lagi Para hewan pun memakan bekal mereka bersama sama, setelah selesai makan mereka pun bergegas pulang lagi, mereka pun harus kembali melewati perbatasan hutan dengan danau itu lagi, hewan hewan berlarian saat melewati itu, namun lagi lagi spino tidak berlari seperti hewan lain, ia justru berjalan pelan agar bisa melihat danau itu dengan lebih jelas. Keesokan harinya, seperti biasa spino keluar rumah untuk bermain, namun rupanya hari itu teman temannya tidak bisa bermain, hanya tertinggal ornitho dan minmi saja. ‘hewan lain pada kemana ? ’ tanya spino ‘ mereka sedang pergi bersama induknya jadi hanya tinggal kami yang ada ’ jawab minmi ‘ hmm kalau begitu kita akan bermain apa ?’ tanya spino lagi ‘ kita main petak umpet saja, apa kalian mau ?’ ornitho memberikan saran permainan yang akan mereka mainkan, yang disambut dengan anggukan kepala minmi dan spino. Saat akan beranjak bermain, tiba tiba induk mimi datang dan menyuruh minmi untuk pulang, sehingga minmi pun pulang dan tersisalah spino dan ornitho ‘ hanya tinggal kita berdua saja ’ ucap ornitho ‘ ya.. lalu bagaimana? apa kita akan tetap bermain petak umpet?’ tanya spino ‘ hm sepertinya tidak, tidak seru jika hanya berdua, apa kau memiliki ide lain?’ jawab ornitho
Spino pun berpikir sejenak, ia sebenarnya ingin sekali pergi ke danau karena ia sangat penasaran dengan danau itu ‘ sebetulnya aku sangat ingin pergi ke danau, aku penasaran hewan seperti apa yang ada disana, apa kita pergi kesana saja? ’ ucap spino ‘apa kau tidak salah? aku tidak mau ah aku takut’ ucap ornitho ‘ tidak usah masuk, kita diam di perbatasan saja, kita lihat saja dari sana siapa tau hewan itu muncul kan, mau tidak? ’ ucap spino ‘ hm.. bagaimana ya’ jawab ornitho bingung ‘ ayolah sebentar saja, lagian kan kita tidak akan masuk ke danaunya, dari pada sekarang kita hanya diam begini, membosankan. ’ ucap spino
‘ hmm baiklah, tapi janji ya hanya di batasan tidak masuk’ jawab ornitho dengan tegas. Mereka pun akhirnya pergi ke batas danau itu, dan berdiam diri di batasan danau itu, mereka melihat danau yang begitu sepi, tidak ada apa apa di danau itu. Beberapa saat mereka hanya berdiam memandang danau, lalu tiba tiba ada seekor burung yang terbang di atas danau, ia pun turun dan berenang di air danau itu, cukup lama burung itu berenang disana namun tidak ada hewan buas yang keluar dari danau itu seperti kata hewan hutan. Melihat itu membuat spino makin penasaran, ia pun berjalan melewati batas dan memasuki kawasan danau itu, ornitho pun kaget melihat hal yang dilakukan spino ‘ spino jangan lakukan itu, cepat kembali!’ teriak ornitho namun spino tidak memperdulikannya, ia tetap berjalan mendekati danau itu, dan benar saja saat sudah disana tidak ada hewan apa apa yang ia lihat ‘ lihat lah ornitho, tidak ada hewan buas seperti kata hewan hutan, mereka hanya mengada ada cerita itu’ teriak spino dari dekat danau itu spino pun melihat lebih dekat lagi ke danau, saat melihat ke dalam air ia merasa ada sesuatu yang berenang di dalam sana, ia pun mundur sedikit menjauh dari danau namun tetap melihat ke air memperhatikan sesuatu di dalam air itu, dan tiba tiba saja ‘byar…’ seekor hewan yang sangat besar keluar dari sana dan hampir memakan spino kecil yang ada di pinggir danau itu spino begitu terkejut melihat hewan itu beruntungnya ia cepat menjauh dari danau dan berlari dengan cepat menuju batasan kembali, hampir saja ia tewas dimakan hewan buas hanya karena rasa penasarannya.
Terima kasih sudah membaca bersama Go-Dongeng.
Pesan untuk cerita ini